Langsung ke konten utama

Postingan

Istilah-istilah dalam Dunia Blog yang Perlu Kita Ketahui

Dalam bidang apapun, pasti ada istilah-istilah tertentu yang biasanya hanya dipahami oleh orang-orang yang berkecimpung di dalamnya, tak terkecuali dengan dunia blogging. Dunia blog juga banyak istilahnya lho! Walaupun saya telah berselancar di dunia blog sejak 2010, saya tak otomatis langsung tahu istilah-istilah tersebut. Saya bahkan baru tahu perlahan-lahan sejak setahun belakangan aktif. Pengalaman demi pengalaman dan pertemuan dengan satu teman ke teman lain memberikan saya pemahaman dan wawasan tentang istilah-istilah tersebut.
Nah, buat teman-teman blogger khususnya bagi blogger pemula, yuk kita kenali istilah-istilah di dunia blogging! Bagi nonblogger yang ingin tahu juga boleh kok. Ini mungkin belum mencakup semua istilah di dunia blogger. Jadi kalau ada yang kurang, silakan komentar ya! ^^
1. BW BW adalah singkatan dari blogwalking atau kalau diartikan secara literal ke dalam Bahasa Indonesia berarti "berjalan di blog". Maksudnya, BW adalah kegiatan membuka, membac…
Postingan terbaru

Sisi

Si A selalu pulang ke rumah selepas pulang sekolah. Ia hampir tidak pernah bergabung dengan teman-temannya. Teman-temannya menilai bahwa ia anak yang kuper.
Si B, seorang wanita cantik selalu pulang larut malam. Banyak tetangga yang beranggapan bahwa ia adalah wanita murahan dan 'enggak bener'.
Si C mudah sekali emosi. Ia tak segan berperilaku kasar padahal perlakuan yang diterima kepadanya adalah hal biasa. Rekan kerjanya menilai bahwa ia gila.
Kenyataannya...
Si A hampir tidak pernah bergabung dengan teman-temannya karena selepas pulang sekolah ia harus membantu keluarganya dengan berjualan di lampu merah. Ibunya adalah seorang ibu tunggal dan ia juga punya dua orang adik yang masih sekolah.
Si B harus bekerja di klub dan pulang hingga larut malam karena memiliki orang tua yang sakit-sakitan dan hendak melaksanakan operasi. Bagaimanapun, ia harus memiliki uang cukup untuk memenuhi kesehatan orang yang dicintainya.
Sementara itu si C mudah emosi karena ia me…

Menyambut 2018 dengan Disneysia

Sedari kecil saya sudah menyukai film-film Disney, mulai dari A Bug's Life, Toy Story, Monster Inc bahkan hingga yang terbaru Coco. Pokoknya film Disney is the best deh! Bagi saya, film Disney tak sekadar mengajak saya berpetualang ke dunia yang penuh imajinasi, melainkan membuat saya mendapatkan "sesuatu" yang tidak saya dapatkan sebelumnya. Tentang bagaimana semangat meraih mimpi. Tentang bagaimana menghargai persahabatan. Tentang bagaimana pantang menyerah. Tentang hal-hal positif lainnya. Disney adalah keajaiban. Saking bagusnya film-film Disney, saya ingin bahwa pengalaman yang saya dapatkan selama menonton film-film Disney juga dirasakan oleh orang lain. Akhirnya setelah biasanya saya hanya menonton film Disney sendiri yang lebih sering dilakukan di depan TV, tiba-tiba terlintas ide di benak saya: Bagaimana kalau saya mengadakan kegiatan nonton bareng film Disney? Saya pun kepikiran untuk melakukannya di Teater Mini Perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudaya…

14 Hari Memberi Arti di Banten

Bagaimana rasanya tinggal selama 2 minggu di pelosok Banten untuk mengajar anak-anak SD?

Itulah yang saya rasakan saat terlibat dalam Banten Mengajar angkatan I pada awal 2016 lalu. Banten Mengajar adalah sebuah gerakan mengajar seperti Indonesia Mengajar yang turut didukung oleh Dompet Dhuafa. Mungkin ada yang bertanya, ngapain sih repot-repot jadi relawan Banten Mengajar? Saya terlibat karena saya memang suka dengan dunia anak dan mengajar. Dulu saya bahkan sempat bercita-cita menjadi guru SD. Kemudian saya pikir Banten Mengajar adalah kesempatan langka bagi saya untuk mengembangkan diri sekaligus memberikan sesuatu kepada Indonesia. Mumpung saat itu saya masih senggang, jadi kenapa saya tidak ikut saja? Belum tentu ke depannya saya bisa ikut lagi kegiatan serupa. Atas dasar itulah saya pun mendaftar sebagai relawan pengajar. Akhirnya setelah melalui serangkaian proses seleksi, saya pun terpilih bersama 22 relawan pengajar lainnya untuk kemudian melakukan pengabdian den…

Bisa Jalan Jalan: Mewujudkan Impian untuk Bisa Jalan

2017 sudah berada di penghujung. 2018 pun sebentar lagi tiba. Menjelang pergantian tahun, biasanya orang-orang akan membuat resolusi untuk diwujudkan. Ada yang ingin lulus, naik jabatan, IPK bagus, dapat jodoh atau mungkin move on dari mantan. Macem-macem lah pokoknya. Nah, di antara sekian banyaknya keinginan, saya yakin sebagian di antaranya pasti punya rencana untuk melakukan perjalanan wisata, baik itu ke luar kota atau bahkan ke luar negeri. Maklum, tren sekarang berubah seperti yang disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro dalam sebuah berita di liputan6.com pada November 2016. Ia mengatakan bahwa sekarang telah terjadi pergeseran pola konsumsi masyarakat. Jika dahulu masyarakat lebih suka menghabiskan uangnya untuk berbelanja kebutuhan hidup, sekarang masyarakat malah lebih suka dengan jalan-jalan.
Sayangnya, tidak semua orang yang membuat resolusi untuk jalan-jalan di tahun depan itu sudah tahu gambaran besar saat m…